Malam ini seperti beberapa hari terakhir ini kamu mendatangiku, dan aku dengan sabar menunggu dalam diam ku. Tepat di serambi rumahku kudengar derap langkah mu. Aku mempercepat pergerakanku, aku tak mau mebuatmu menunggu, bagaimanapun menurutku menunggu itu tak menyenangkan, aku sudah merasakannya, menunggumu misalnya, untuk ah!!!! LUPAKAN!