Sabtu, 12 Oktober 2013

BUNTUNG

BUNTUNG!

Dibawah temaram sorot lampu yang berdengung
Menjadikan segalanya indah. Walau begitu kaku dan mendung
Tampak segala kaki kecil bersenandung
Berjalan mengitari parit hingga tersenandung
 image

Dua pelakon tersenyum murung
Lalu kaki berlalu seperti tersinggung
Ada sekelebat awan hitam layaknya kabung
Lalu tangis pecah hingga ia diam mematung

Bukan atap bukan pula payung
Dibalik peluk aku berlindung
Ibarat perahu tanpa dayung
Jalannya pincang terhuyung-huyung

Terimakasih engkau sorot lampu yang berdengung
Temarammu membuka mata, yang lama bunting.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar