Tidak kah kau merasa ada yang ganjil saat aku menatapmu?
Jika iya, mengapa kita saling bungkam?
Mengapa kita membiarkan rasa ini membodohi kita?
Mengapa kita hanya diam??
Ah!
Aku benar-benar berada dalam posisi yang begitu dilematis!
Aku tahu kau juga demikian!
Namun sampai kapan kita harus bungkam?
Bungkam!! dan mengingkari rasa yang ada!!
Bungkam dan membodohi diri sendiri!!
Entahlah . .
Aku tak tahu!
Sepertinya kita menikmati kepura-puraan ini
Sehingga detik demi detik, ketololan ini menjadi kebahagiaan tersendiri
Ah!
TOLOL!
Iya
Aku dan kamu sama Tololnya!
Tak mampu berfikir Rasionalis
Tapi bukankah ini suatu gejala Metafisika
yang tak bisa di jelaskan melalui indra??
Aku tak tahu!!
Lalu kita kembali bungkam
Layaknya penonton pasif dalam sebuah opera
Tidak ada komentar:
Posting Komentar